History
Sejarah
Program Studi Ilmu Politik — Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Udayana
Program Studi (Prodi) Ilmu Politik Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Udayana lahir dari kebutuhan untuk mengembangkan kajian politik yang mampu membaca perubahan masyarakat secara kritis, kontekstual, dan berorientasi pada masa depan.
Prodi Ilmu Politik berdiri pada 6 Mei 2011 berdasarkan Surat Keputusan Nomor 97/E/O/2011. Sejak awal berdirinya, keberadaan Prodi tidak dapat dilepaskan dari karakter Universitas Udayana sebagai perguruan tinggi yang tumbuh dan berkembang di Bali — sebuah ruang sosial dan budaya yang memiliki posisi unik dalam dinamika Indonesia sekaligus dalam pergaulan global.
Perjalanan Prodi
2011 · Fondasi Kelembagaan
Prodi Ilmu Politik resmi berdiri pada 6 Mei 2011 melalui Surat Keputusan Nomor 97/E/O/2011. Fase ini diisi dengan membangun fondasi kelembagaan dan kapasitas dasar penyelenggaraan pendidikan.
2011 — Kini · Pertumbuhan Berkelanjutan
Lebih dari satu dekade perjalanan membangun kapasitas akademik, memperkuat sumber daya manusia, serta menghasilkan lulusan yang mampu beradaptasi dengan berbagai ruang profesi dan perkembangan politik yang terus berubah. Proses ini bergerak secara bertahap: dari membangun kapasitas dasar penyelenggaraan pendidikan menuju ekosistem akademik yang terarah pada mutu, relevansi, daya saing, dan kontribusi keilmuan.
2022 — 2025 · Capaian Mahasiswa
Prodi mencatat 20 prestasi mahasiswa di ajang nasional maupun internasional, meliputi kompetisi karya tulis ilmiah, debat, publikasi ilmiah, konferensi internasional, dan program fellowship.
Kekhasan Bali & Perspektif Negara Selatan
Dalam proses pertumbuhannya, Prodi Ilmu Politik mengembangkan kemampuan untuk menghasilkan pembacaan kritis terhadap dinamika politik lokal, nasional, maupun global. Kekhasan Bali menjadi salah satu pijakan penting: sebuah ruang empiris yang kaya untuk memahami demokrasi, politik lokal, pemerintahan, kebijakan publik, identitas, multikulturalisme, ekonomi politik, perempuan dan politik, pemilu, serta berbagai persoalan politik kontemporer.
Pengalaman lokal tidak ditempatkan sebagai sesuatu yang bersifat periferal, melainkan sebagai sumber pengetahuan yang dapat dibawa ke dalam percakapan akademik yang lebih luas. Dari perspektif inilah Prodi membangun gagasan bahwa pengalaman dari Negara Selatan dapat memberikan kontribusi kritis terhadap pondasi dan perkembangan keilmuan politik global.
Visi keilmuan Prodi secara eksplisit menempatkan pengalaman dan perspektif Negara Selatan sebagai bagian dari kontribusi terhadap keilmuan politik global: berakar pada konteks Bali dan Indonesia, tetapi tidak berhenti pada konteks lokal; terbuka terhadap perkembangan global, tetapi tetap kritis dalam membaca dominasi perspektif yang selama ini lebih banyak diproduksi dari pusat-pusat pengetahuan di Negara Utara (Global North).
Capaian dalam Angka
2011
Tahun Berdiri
3,65
Rerata IPK Lulusan (3 tahun terakhir)
85,7%
Lulusan Bekerja Sesuai Bidang
20
Prestasi Mahasiswa 2022–2025
62
Mata Kuliah
57
Publikasi Ilmiah (33 Internasional · 24 Nasional)
Laboratorium sebagai Ekosistem Keilmuan
Laboratorium Ilmu Politik tidak hanya ditempatkan sebagai fasilitas pendukung kegiatan praktikum, tetapi berkembang sebagai ruang pengembangan riset dan keilmuan dosen serta mahasiswa. Laboratorium menaungi tujuh bidang kajian dan telah terdaftar pada Sistem Registrasi Lembaga Riset (SeBaRis) yang dikelola oleh Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) dengan nomor A02510230.
Aktivitas laboratorium telah menghasilkan berbagai bentuk luaran, antara lain publikasi dosen, diseminasi publikasi bersama mitra, HAKI, dan kegiatan fellowship research. Keberadaan laboratorium tersebut memperkuat integrasi antara pendidikan, penelitian, dan pengabdian masyarakat — sekaligus memperlihatkan bahwa Prodi telah mulai membangun ekosistem akademik, bukan hanya menyelenggarakan proses pembelajaran.
SK Pendirian SK Rektor Unud No. 71 C/UN14.47/DT/2011
SK Pengelolaan SK Rektor Unud No. 236/UN14.2.11/HK/2025
Registrasi Riset SeBaRis BRIN No. A02510230
Bidang Kajian Tujuh bidang kajian keilmuan politik
Membangun Mutu Berkelanjutan
Lebih dari 15 tahun sejak berdiri, Prodi Ilmu Politik Universitas Udayana telah berproses dari fase membangun keberadaan menuju membangun kualitas, dari penyelenggaraan pendidikan menuju produksi pengetahuan, dan dari konteks lokal menuju kontribusi global.
Proses tersebut tercermin dalam perkembangan sumber daya manusia, lulusan, publikasi, jejaring akademik, prestasi mahasiswa, serta penguatan Laboratorium Ilmu Politik. Mahasiswa juga telah menunjukkan capaian melalui berbagai kompetisi, publikasi, dan konferensi pada tingkat lokal, nasional, maupun internasional. Dalam hal ini, Prodi berupaya mencapai predikat terbaik melalui peningkatan dan pengembangan mutu berkelanjutan.



FACULTY OF SOCIAL AND POLITICAL SCIENCE